Home / blog / Mengenal PORT I/O Mikrokontroler AVR

Mengenal PORT I/O Mikrokontroler AVR

Teori Dasar Port I/O (Input/Output) Mikrokontroler AVR

Bagaimana cara mengenal Port I/O (Input/Output) Mikrokontroler AVR? pada tutorial mikrokontroler kali ini saya akan membahas mengenai POrt I/O (Input/Output) Mikrokontroler AVR. Semua port keluarga AVR bersifat bi=directional (2 arah) pada saat berfungsi sebagai port I/O digital. bahkan setiap pin dapat dikonfigurasikan baik input maupun output secara individu tanpa mempengaruhi pin-pin yang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan perintah SBI maupun CBI. Pengaturan Port I/O baik sebagai input atau output otomatis akan diikuti pengaturan pull-up resistor internal. Meskipun demikian pengaturan pull-up resistor bisa saja dinonaktifkan melalui register PUD pada register SFIOR(Special Function I/O Register). jika bit PUD diset “1” maka berarti konfigurasi pull-up port I/O non aktif.

lutfia.com-tutorial mikrokontroler avrTiga alamat memori I/O dialokasikan untuk mengatur konfigurasi setiap port I/O yaitu:

  • Data register (Portx)
  • Data Direction Register(DDRx)
  • Port Input Pin(PINx)
  1. Data Direction Register (DDRx) digunakan untuk mendefinisikan port sebagai input atau sebagai output. Jika DDRx diber logika ‘1’ berarti sebagai output, jika diberi logika ‘0’ berarti sebagai input.
  2. Data Regsiter (Portx) digunakan untuk menyimpan data yang akan ditulis atau dikeluarkan ke port I/O pada saat konfigurasi jika Portx diset ‘1’ maka default keluaran Portx tersbut adalah 1. Jika diber nilai ‘0’ maka default keluaran Portx tersbut adalah ‘0’.
  3. Port Input Pin (Pinx) digunakan untuk menyimpan data yang terbaca dari Port I/O pada saat dikonfigurasi sebagai input.

Cara mengatur Port I/O (Input/Output) pada Codevision AVR

Banyak cara mudah bagaimana cara mengatur Port I/O (Input/Output) pada Codevision AVR, anda bisa langsung mengedit nya pada halaman penulisan program, atau bisa langsung mengatur pada awal saat pembuatan project program dengan menggunakan Codewizard pada Codevision AVR. Berikut merupakan penjelasan cara mengatur Port I/O (Input/Output) pada Codevision AVR.

pengaturan port codevision avr
Gambar1
pengaturan port codevision avr
Gambar2
pengaturan port codevision avr
Gambar3
pengaturan port codevision avr
Gambar4
  • Pada Gambar1: PortA difungsikan sebagai Input tetapi tidak mengaktifkan Pull-Up internal pada PortA tersebut. Jika ditulis pada program akan seperti ini, PORTA=0b00000000, DDRA=0b00000000.
  • Pada Gambar2: PortB difungsikan sebagai Input dengan mengaktifkan pull-up internal. Sehingga nilai logika awal PortB sebelum ada inputan adalah bernilai ‘1’. Jika ditulis pada program akan seperti ini, PORTB=0b11111111, DDRB=0b00000000.
  • Pada Gambar3: PortC difungsikan sebagai output dengan kondisi awal logika pada portC adalah bernilai ‘0’ jika ditulis pada program maka penulisannya seperti ini, PORTC=0b00000000, DDRC=0b11111111.
  • Sedangkan pada Gambar4:PortD difungsikan sebagai output dengan kondisi awal logika pada PortD adalah bernilai ‘1’. Jika ditulis pada program maka akan seperti ini PORTD=0b11111111, DDRD=0b11111111,

 

 

About admin

Check Also

cara format flashdisk bel sekolah otomatis

Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis

Bagaimana Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis? Diantara Fitur Bel Sekolah Otomatis Lutfia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *