Home / blog / tutorial / Arduino / Mengkases Sensor Ph Probe dengan Arduino

Mengkases Sensor Ph Probe dengan Arduino

Mengkases Sensor Ph Probe dengan Arduino.

Teori Dasar pH Meter

Ph Meter adalah sebuah alat ukur elektronik yang berfungsi untuk mengukur kadar Ph dalam cairan (liquid). Ph sendiri artinya (derajat keasaman dan kebasaan) suatu cairan/liquid. Umumnya Ph meter terdiri dari sensor elektroda yang terhubung dengan rangkaian elektronik yang dapat menampilkan nilai Ph kedalam bentuk display penampil seperti lcd dan sejenisnya.  Ph meter sangat berguna untuk industri air minum, laboratorium, akuarium, industri pakaian terutama batik dan pewarna pakaian

Teori Dasar Sensor Ph Probe

Sensor Ph Probe terdiri dari electrode glass dengan ujung elecrode adalah berupa kaca bulb setenal 0,1mm. Electrode Glass terpasang dengan silinder yang panjang sifatnya tidak dapat menghantarkan arus listrik, didalam silinder tersebut terdapat electrode kawat yang terendam HCL(0,1mol/dm3).

Mengkases Sensor Ph Probe dengan Arduino

permukaan kaca (bulb) Sensor Ph probe merupakan inti dari sensor Ph Probe karena memiliki kemapuan untuk bertukar ion positif disekitar larutan yang terukur. Kaca tersusun atas molekul silikon dioksida dengan sejumlah ikatan logam alkali. Pada saat bulb kaca ini terekspos air, ikatan SiO akan terprotonasi membentuk membran tipis HSiO+ sesuai dengan reaksi berikut:
SiO + H3O+ → HSiO+ + H2O

Mengkases Sensor Ph Probe dengan Arduino

Pada gambar diatas  bahwa pada permukaan kaca bulb terbentuk semacam lapisan “gel” yang berfungsi sebagai pertukaran ion H+. Jika larutan yang terukur bersifat asam, maka ion H+ akan terikat ke permukaan kaca bulb. Sehingga hal ini menimbulkan muatan positif terakumulasi pada lapisan “gel”. Sedangkan jika larutan yang terukur bersifat basa, maka ion H+ dari dinding bulb terlepas untuk bereaksi dengan larutan tadi. Hal ini menghasilkan muatan negatif pada dinding bulb.

Pertukaran ion hidronium (H+) yang terjadi antara permukaan bulb kaca dengan larutan sekitarnya inilah yang menjadi kunci pengukuran jumlah ion H3O+ di dalam larutan. Kesetimbangan pertukaran ion yang terjadi di antara dua fase dinding kaca bulb dengan larutan, menghasilkan beda potensial di antara keduanya.

Spesifikasi Sensor Ph Probe

Pada tutorial kali ini type Sensor Ph yang digunakan adalah sensor Ph keluaran DFRobot yang sudah terdapat rangkaian pengkondisi sinyal. Rangkaian pengkondisi sinyal ini adalah untuk mengubah output dari sensor Ph berupa Impedansi menjadi tegangan analog. Output dari rangkaian pengkondisi sensor Ph probe ini adalah berkisar antara 0~5Vdc. Berikut merupakan spesfikasi Sensor Ph probe:

  1. The Range of measurement: 0 – 14 Ph
  2. Suitable temperature: 0 ~ sixty
  3. percentage theory slope: (PTS) was 98.5% (25C )
  4. Zero pH value: 7 + / 0.25 pH
  5. Or less resistance: 250 m (25C )
  6. Base error: 15 or less mv (25 C)
  7. Response time: acuities 2 s (25C )
  8. Size: 12 x 120 (mm)

Skematik Sensor Ph Probe dengan Arduino Uno

Cara Memprogram Sensor Ph Probe dengan Arduino

 

About admin

Check Also

cara format flashdisk bel sekolah otomatis

Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis

Bagaimana Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis? Diantara Fitur Bel Sekolah Otomatis Lutfia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *