Home / blog / Arsitektur Mikrokontroler AVR

Arsitektur Mikrokontroler AVR

AVR merupakan mikrokontroler dengan arsitektur Harvard dimana antara kode program dan data disimpan dalam memori secara terpisah. Umumnya arsitektur harvard ini menyimpan kode program dalam memori permanen atau semi permanen (non-volatile) sedangkan data disimpan dalam memori tidak permanent (volatile). Sehingga dengan arsitektur seperti ini memori program mikrokontroler menjadi lebih terlindungi dari spike tegangan dan faktor lingkungan lain yang dapat merusak kode program. Beberapa jenis AVR memiliki memori Flash, EEPROM, dan SRAM yang semuanya terintegrasi dalam satu IC, sehingga untuk aplikasi-aplikasi tertentu tidak akan memerlukan memori external.

Secara Umum AVR dibagi menjadi 3 Kelompok besar yaitu:

Keluarga AVR Tiny

  • 1-8 Kbyte memori program.
  • 8-20 kemasan jumlah pin.
  • peripheral yang terbatas

Keluarga AVR Mega

  • 4-256 Kbyte memori program.
  • 28-100 kemasan pin.
  • Set instruksi lebih banyak.
  • Peripheral lebih banyak.

Keluarga AVR untuk aplikasi yang spesifik

  • Merupakan keluarga AVR mega dengan fitur yang spesial yang tidak dapat ditemukan pada keluaga AVR diatas seperti kontroler LCD, Kontroler USB, Advance PWM, dan lain-lain.

Diambil dari Sumber buku :Bejo, Agus. 2007. C dan AVR Kemudahan Bahasa C dalam Mikrokontroler ATmega8535. Yogyakarta. Graha Ilmu.

About admin

Check Also

cara format flashdisk bel sekolah otomatis

Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis

Bagaimana Cara Format Flashdisk dan MicroSD Bel Sekolah otomatis? Diantara Fitur Bel Sekolah Otomatis Lutfia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *